Openstack adalah
sistem operasi cloud yang mengontrol kolam besar maupun sumber daya komputasi
maupun penyimpanan serta jaringan dari seluruh pusat data. Dimana, untuk semua
hal yang terkait dapat dikelola dengan melalui dashboard untuk administrator.
Selain itu, administrator juga berguna untuk memberdayakan pengguna maupun
pemanfaatan dalam sumber daya menggunaan antarmuka web.
Openstack
memiliki API standard dan berfungsi sebagai alat kounikasi dengan software
lainnya. Dengan begitu, developer akan sangat terbantu dalam melakukan
pengembangan software lainnya. Selain itu, untuk mengakses resource dari
openstack juga dapat menggunakan API. Dibandingkan dengan cloud sistem lainnya,
openstack memang masih cukup baru sekitar 8 tahun dalam dunia developers.
Openstack
menawarkan layanan cloud computing yang membantu dalam memanfaatkan open source
secara bebas menggunakan hardware standar. Menggunakan infrastruktur layyanan
berupa LaaS ( Infrastructur as a Service) merupakan software yang di rilis dari
persyaratan lisensi Apache 2.0.
Teknologi ini terdiri dari beberapa serangkaian proyek yang memiliki
keterkaitan berupa pengolahan, penyimpanan maupun jaringan sumber lalu lintas
lainnya.
Rilis Openstack
Arsitektur Openstack
Openstack di
rancang dengan menggunakan arsitektur modular. Adapun beberapa komponen yang
terdapat di Openstack antara lain:
1.
Horizon
– Dashboard
Merupakan tampilan ddashboard pengolahan dari openstack.
2.
Keystone
( Identity)
Berfungsi sebagai centralized identitu service serta authorization servis.
Selain itu, keystone juga berfungsi untuk autentikasi username serta password
credential untuk akses menuju cloud.
3.
Neutron
( networking)
Berfungsi untuk menghubungkan instances ke dunia real. Dengan kata lain,
dapat dikenal sebagai manage virtual networking infrastructure.
4.
Cinder
Merupakan services yang memanage voume strogae untuk virtual machine.
5.
Glance
( Image)
Ialah sebuah services yang bertugas untuk registry maupun penampung dari
virtual machines images.
6.
Swift
– Object Storage
Ialah salah satu komponen Object Storage pada Openstack. Swift daat
melakukan penyimpanan data maupun penerimaan data secara banyak maupun di-scale
agar lebih mudah. Penyimpanan ini bersufat tidak terstruktur dan dapat
berkembang secara bebas.
7.
Ceilometer
( metering)
Terdapat kaitan eratnya dengan monitoring resource pada openstack. Berguna
untuk memonitor dan metering data.
8.
Heat
( Orchestration)
Sebuah
services yang digunakan dalam menyusun multiple composite serta aplikasi cloud
menggunakan AWS serta REST,API dan CloudFormation-Compatible Query API.
Openstack Terminology
1.
Cloud
Controller
Melakukan manage dari seluruh compute node. Biasnaya untuk mengaksis
horizon via IP Address Cloud Controller ini.
2.
Tenant
Merupakan group items yang terdiri dari users, imagses, instances,
networks, maupun volume.
3.
Volume
( Block Storage)
Sebuah persistent disk yang dapat di pakai dalam sebuah single instances.
Service cinder pada umumnya menggunakan LVM.
4.
Ephemeral
Disk
Adalah sebuah temporary disk yang digunakan oleh instances.
5.
Server
atau instances
Ialah istilah dari openstack untuk menandakan sebuah virtual machines.
6.
Flavor
Merupakan
hardware yang di sosialisakan ke instans untuk dibuat. Hardware ini beruapa
RAM, CPUs, serta Disks.
Cara Instalasi Openstack pada CentOS 7
Pada cara ini,
dapat di aplikasikan secara langsung pada server fisik maupun simulasi pada
server Virtual berupa Vmware atau VirtualBOX. Pastikan dalam Virtual Machine
yang digunakan memiliki fitur KVM ( Virtualization Technology) secara nested.
Persyaratan Instal Openstack
Pertama, sebelum
menginstal maka harus memiliki database serta token admistrasi. Ikuti langkah
dibawah ini:
1.
Membuat
database.
·
Gunakan
akses clinet untuk ke database menggunakan root user
$ mysql -u root –p
·
Buat
database keystoe
mysql> CREATE DATABASE
keystone;
·
Berikan
akses pada database keystone
mysql> GRANT ALL PRIVILEGES
ON keystone.* TO 'keystone'@'localhost' \
IDENTIFIED BY 'KEYSTONE_DBPASS';
mysql> GRANT ALL PRIVILEGES
ON keystone.* TO 'keystone'@'%' \
IDENTIFIED BY 'KEYSTONE_DBPASS';
Gunakan akses keystone
menggunakan password masing-masing.
·
Keluar
dari klient akses database
Menginstal Komponen
Setelah
persyaratan diatas terpenuhi, maka selanjutnya dilanjutkan pada penginstalan
dari komponen.
1.
Jalankah
langkah berikut untuk instalasi paketnya
# apt install keystone
2.
Edit
file /etc/keystone/keystone.conf dan gunakan tindakan berikut ini.
·
Pada
[Database] konfigurasi akses database:
[database]
...
connection =
mysql+pymysql://keystone:KEYSTONE_DBPASS@controller/keystone
Ganti KEYSTONE_DBPASS dengan
password anda.
·
Dalam
bagian “tanda]” lakukan konfigurasi pada provider fernet token:
[token]
...
provider = fernet
·
Mengisi
database layanan identity:
# su -s /bin/sh -c
"keystone-manage db_sync" keystone
·
Inisialisasi
repositori kunci fernet:
# keystone-manage fernet_setup
--keystone-user keystone --keystone-group keystone
# keystone-manage
credential_setup --keystone-user keystone --keystone-group keystone
·
Bootstrap
layanan identity:
# keystone-manage bootstrap
--bootstrap-password ADMIN_PASS \
--bootstrap-admin-url
http://controller:35357/v3/ \
--bootstrap-internal-url
http://controller:35357/v3/ \
--bootstrap-public-url
http://controller:5000/v3/ \
--bootstrap-region-id RegionOne
Ganti ADMIN_PASS dengan password anda.
Konfigurasi Server Apache HTTP
Selanjutnya,
yaitu mengatur konfigurasi dari server apache HTTP untuk dapat digunakan pada
openstack.
1.
Edit
file etc/apache2/apache2.conf serta lakukan konfigurasi opsi ServerName pada
controler node:
ServerName
controller
Finalisasi Instalasi
Setelah semua
proses dilakukan, terakhir yaitu dengan elakukan finalisasi dari
konfigurasinya.
1.
Konfigurasi
Akun administratif
$ export OS_USERNAME=admin
$ export OS_PASSWORD=ADMIN_PASS
$ export OS_PROJECT_NAME=admin
$ export OS_USER_DOMAIN_NAME=Default
$ export OS_PROJECT_DOMAIN_NAME=Default
$ export OS_AUTH_URL=http://controller:35357/v3
$ export OS_IDENTITY_API_VERSION=3
Ganti
ADMIN_PASS dengan sandi yang digunakan. Openstack sudah bisa digunakan.
Begitulah
pembahasan lengkap mengenal Openstack. Penjelasan diatas tentu dapat anda
pahami dengan benar dan teliti. Dalam melakuakn penginstalan juga harus
dilakukan dengan teliti dan benar. Pastikan semua komponen dapat bekerja dengan
benar. Semoga artikel penjelasan openstack ini bermanfaat !


0 Response to "Mengenal Openstack Penjelasan Dan Instalasi"
Posting Komentar